Manfaatkan Program Magang sebagai Alat Rekrutmen yang Strategis

sumber : pixabay.com

Saat ini ada banyak perusahaan yang menerapkan dan menawarkan program magang. Ada banyak faktor positif yang melatarbelakangi diadakannya program ini. Menurut Survey dari NACE 2015 Internship & Co-op, lebih dari 50 persen pekerja magang menjadi karyawan penuh waktu di perusahaan tempat mereka bekerja. Dengan kata lain, program magang yang berhasil dapat menjadi strategi rekrutmen yang bisa anda pertimbangkan.

Program magang yang berhasil dapat memperluas jangkauan anda untuk mendapatkan kandidat sekaligus membantu untuk meraih calon pekerja terbaik. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan hasil rekrutmen anda dan memperkuat tim.

Ada beberapa langkah yang dapat anda gunakan untuk memastikan program magang yang anda selenggarakan berhasil:

Selenggarakan di waktu yang tepat

Pertama, anda harus memperhatikan waktu terselenggaranya program magang. Mulailah mempekerjakan karyawan magang yang akan segera mencari pekerjaan setelah magang berakhir. Anda bisa memilih pertengahan semester dan mulau melakukan rekrutmen di awal tahun. Fokuslah pada mahasiswa tingkat akhir atau pelajar yang akan segera mengakhiri pendidikannya. Mereka biasanya akan lebih bersemangat dan siap untuk menerima tawaran penuh waktu begitu magang berakhir.

Dukung kesuksesan

Meskipun hanya program magang, anda harus ingat tujuan awal anda. Buatlah peserta magang mendapatkan kesuksesannya. Anda perlu mempersiapkan peserta magang untuk menjadi lebih baik. Dengan begitu, mereka akan siap menempati posisi penuh waktu di perusahaan pada masa yang akan datang. Dukung mereka untuk memperbaiki pengalaman serta keterampilan mereka. Pastikan juga anda meningkatkan keinginan mereka untuk menjadi karyawan penuh waktu dan menjadi bagian dari perusahaan anda. Buatlah tujuan dan sasaran yang jelas bagi peserta magang, berikan dokumen yang berisi proses yang akan mereka ikuti serta referensi magang. Anda bisa menunjukkan penggunaan perangkat lunak atau perangkat di perusahaan. Fasilitasi pertemuan rutin dengan atasan mereka serta beri mereka kesempatan untuk mengajukan pertanyaan.

Beri umpan balik

Salah satu komponen terpenting dari program magang yang berhasil adalah umpan balik. Tanpa dialog yang konstruktif, peserta magang tidak dapat belajar bagaimana memperbaiki atau mempersiapkan diri mereka untuk posisi penuh waktu. Jadi setiap minggu, pastikan setiap supervisor magang secara pribadi bertemu dengan mereka untuk mendiskusikan apa yang berjalan dengan baik dan apa yang bisa diperbaiki. Pengawas harus mengakui prestasi peserta magang, memberikan saran khusus mengenai apa yang dapat mereka lakukan dengan lebih baik, dan bertanya kepada mereka apakah mereka memiliki pertanyaan atau masalah. Anda dapat membuat laporan kemajuan untuk membantu diskusi dan memastikan topik penting dibahas.

Simpan yang terbaik

Selama minggu-minggu terakhir program, peserta magang mulai merenungkan apa langkah karir mereka selanjutnya. Jika anda ingin mereka memutuskan untuk tetap bersama perusahaan, selesaikan magang dengan baik. Pertimbangkan untuk menawarkan proyek akhir magang sehingga program magang akan berakhir dengan tantangan yang mengasyikkan. Anda juga dapat meminta peserta magang untuk memberikan presentasi akhir yang merangkum pencapaian dan berbagai hal yang mereka peroleh. Terakhir mintalah peserta magang untuk memberikan umpan balik secara langsung tentang pengalaman magang mereka. Survei tersebut akan membantu anda memperbaiki program magang untuk selanjutnya.

Baca Juga 8 Langkah Menerapkan Perubahan Organisasi yang Berhasil

Saat ini untuk bisa mendapatkan kandidat yang baik tidak cukup hanya memposting lowongan kerja dan menunggu kandidat mengajukan lamaran pekerjaan. Anda perlu membuat rencana ke depan dan menerapkan strategi rekrutmen yang proaktif terutama untuk posisi kunci yang sulit diisi. Disinilah fungsi program magang, dimana ia dapat menjadi cara yang bagus untuk memperluas jangkauan terhadapat kandidat dan menarik bakat terbaik.

 

2,279 thoughts on “Manfaatkan Program Magang sebagai Alat Rekrutmen yang Strategis”